Ubi Jalar Oranye

Siapa yang suka makan ubi??? Ya, makanan satu ini tidak hanya mudah ditemukan, tetapi juga murah dan lezat. Ubi jalar memiliki banyak manfaat bagi kesehatan kita yaitu

  1. Ubi Jalar tinggi akan vitamin B6. Vitamin B6 membantu mengurangi homosistein ​​kimia dalam tubuh kita. Homosistein telah dikaitkan dengan penyakit degeneratif, termasuk serangan jantung.
  1. Sumber vitamin C. Kebanyakan orang mengetahui vitamin C penting untuk membantu menangkal virus flu, tetapi tidak banyak orang yang sadar bahwa vitamin C ini memainkan peran penting dalam pembentukan tulang dan gigi, pencernaan, dan pembentukan sel darah. Selain itu juga mempercepat penyembuhan luka, memproduksi kolagen yang membantu menjaga elastisitas kulit, dan sangat penting untuk membantu kita mengatasi stres. Bahkan melindungi tubuh kita terhadap racun yang mungkin terkait dengan kanker.
  1. Mengandung vitamin D yang penting untuk sistem kekebalan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan. Vitamin D memainkan peranan penting dalam tingkat energi kita, suasana hati, dan membantu membangun tulang yang sehat, jantung, saraf, kulit, dan gigi, dan mendukung kelenjar tiroid.
  1. Ubi jalar mengandung zat besi. Kebanyakan orang menyadari bahwa kita membutuhkan zat besi untuk energi yang memadai, tetapi zat besi memainkan peran penting lainnya dalam tubuh kita, termasuk produksi sel darah merah dan putih, ketahanan terhadap stres, fungsi kekebalan tubuh yang tepat, dan metabolisme protein.
  1. Ubi jalar merupakan sumber yang baik dari magnesium, yang merupakan relaksasi dan anti-stres. Magnesium diperlukan untuk arteri yang sehat, darah, tulang, jantung, otot, dan fungsi saraf.
  1. Sumber kalium, salah satu elektrolit penting yang membantu mengatur detak jantung dan sinyal saraf. Seperti elektrolit lainnya, kalium melakukan banyak fungsi penting, beberapa di antaranya termasuk merelaksasi kontraksi otot, mengurangi pembengkakan, dan melindungi dan mengendalikan aktivitas ginjal.
  1. Warna oranye pada ubi jalar menunjukkan ubi tersebut mengandung karotenoid seperti beta karoten dan karotenoid lain, yang merupakan prekursor vitamin A dalam tubuh. Karotenoid membantu memperkuat penglihatan kita dan meningkatkan kekebalan tubuh kita terhadap penyakit, yang juga merupakan antioksidan yang membantu menangkal kanker dan melindungi terhadap efek penuaan. Penelitian di Universitas Harvard lebih dari 124.000 orang menunjukkan penurunan 32 persen dalam resiko kanker paru-paru pada orang yang mengonsumsi berbagai makanan yang kaya karotenoid.

Leave a Reply