Tips Membersihkan dan Merawat Wallpaper Dinding

Jika sedang membangun rumah atau merenovasi rumah tentunya kita ingin yang bersih, rapi, nyaman dan cantik. Rumah yang indah tentunya sangat dipengaruhi oleh desain rumah itu sendiri secara eksterior maupun interior. Salah satunya cat tembok yang mulai dipercantik dengan kehadiran wallpaper dinding. Wallpaper ini juga bermacam-macam motif dan dapat diganti juga sesuai selera. Nah bagian kalian yang sudah memasang wallpaper ini di rumah sudah tahu belum cara untuk merawat dan membersihkan nya agar wallpaper awet?

Dilansir dari situs gudang wallpaper, beberapa alat pembersih yang bisa kita gunakan secara aman untuk membersihkan wallpaper yang sudah terpasang di tembok adalah:

1. Kemoceng. Bulu ayam atau biasa disebut kemonceng dapat membersihkan wallpaper dari debu yang menempel secara rutin. Supaya lebih maksimal dalam membersihkan debu dapat menggunakan kemoceng yang berstruktur sehingga debu yang menempel dapat dengan mudah terangkat.

2. Selotip. Selotip ini dapat digunakan untuk mengangkat noda yang menempel atau bekas sidik jari. Akan tetapi hanya gunakan selotip dengan daya rekat rendah saja ya dan jangan gunakan selotip yang terlalu lengket karena nanti akan merusak wallpaper itu sendiri.

3. Jeruk Nipis. Jeruk nipis dapat membersihkan noda yang menempel pada wallpaper seperti bekas minuman, kecap atau kotoran lain yang sulit dibersihkan dengan air biasa. Nah, caranya adalah peras jeruk nipis dan campur dengan air hangat, gosokan secara perlahan campuran tersebut ke wallpaper menggunakan spons. Kemudian keringkan menggunakan kain halus yang kering.

4. Air hangat dan sabun khusus. Campuran ini sangat cocok untuk membersihkan wallpaper dari bahan vinyl atau akrilik, karena wallpaper tersebut tahan air. Caranya mirip yaitu gosok perlahan dengan menggunakan spons, lalu keringkan menggunakan kain halus yang kering. Tapi hati-hati saat membersihkan menggunakan campuran air agar tidak banyak membasahi wallpaper, selalu gunakan sedikit air saja supaya wallpaper tidak lembab. Karena jika wallpaper lembab dalam waktu lama, malah akan membuatnya berjamur dan cepat rusak.

Semoga bermanfaat ya sahabat Cooking with Sheila 🙂

Leave a Reply