Telur, Kolesterol dan Lemak

Banyak orang yang mengatakan bahwa warna kuning pada telur ayam mempengaruhi kualitas dari telur tersebut, ada yang mengatakan bahwa yang kuningnya lebih ke-orang-orangean itu lebih bagus dibandingkan yang berwarna kuning muda. Padahal sebenarnya sama saja. Yang membedakan adalah jenis ayamnya, habitatnya, serta lingkungan dan pakan ayam tersebut. Ada tiga jenis telur ayam yang kita jumpai di pasaran yaitu telur ayam kampung, telur ayam ras, dan telur ayam omega 3.

Apa sih bedanya? Pada ayam kampung perlakuan dan kebiasaan hidupnya lebih bebas daripada ayam ras yang selalu dikandangkan. Makanan ayam kampung juga lebih bervariasi seperti biji-bijian, cacing, ulat, dedaunan hijau dan lain-lain. Tidak heran jika dikatakan telur ayam kampung lebih sehat. Ayam kampung mendapat sinar matahari yang cukup dan selalu bergerak kemana-mana. Berbeda halnya dengan ayam ras yang selalu dikandang, tempat hidupnya sesak dan sempit, makanan seadanya bahkan kadang rebutan serta tidak mendapat sinar matahari yang cukup. Hal ini tentu saja mempengaruhi kualitas telurnya. Walaupun begitu produksi telur ayam ras ini memang lebih banyak. Yang terakhir adalah telur ayam omega 3, telur ini dihasilkan oleh ayam ras akan tetapi beda perlakuan seperti ayam ras pada umumnya. Ayam ini diberi makanan khusus seperti biji-bijian sehingga hasil telurnyapun lebih bernutrisi karena biji-bijian banyak mengandung omega 3.

Nah sekarang pertanyaannya adalah, apakah telur mengandung kolesterol? Ya, setiap telur pasti mengandung kolesterol, meski kandungan kolesterol dalam telur cukup tinggi (186 miligram dan 184 di antaranya berada pada kuning telur), tetapi kandungan lemak jenuhnya rendah (1,6 gram pada kuning telur) sehingga sehat dikonsumsi. Selanjutnya, apakah lemak itu jahat ya? Anggapan orang lemak itu selalu membahayakan kesehatan, padahal lemak juga membantu penyerapan beberapa vitamin (vitamin A,D, E, dan K) dalam tubuh agar tubuh tetap sehat dan dapat bekerja dengan baik. Berikut adalah tiga jenis lemak

·  Lemak tak jenuh tunggal

Lemak ini memberikan manfaat baik untuk tubuh dan dapat dikonsumsi setiap hari. Jenis lemak ini terdapat pada kacang-kacangan seperti almond, buah alpukat dan minyak zaitun.

·  Lemak tak jenuh ganda

Lemak yang juga baik untuk tubuh, terdiri dari lemak essensial omega 3 dan 6 yang baik untuk pembentukan sel dan otak pada anak. Ikan-ikanan seperti ikan salmon, tuna, tenggiri dan kakap adalah sumber dari lemak tak jenuh ganda, terdapat pula pada olahan kedelai seperti tempe, tahu, serta pada touge dan alpukat.

·  Lemak jenuh

Merupakan lemak jahat yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Jika dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan terjadinya penumpukan lemak di pembuluh darah sehingga aliran darah tersumbat. Beberapa makanan yang mengandung lemak jenuh antara lain, santan, kulit ayam dan gorengan. Karena kurang baik bagi kesehatan, konsumsi lemak jenuh sebaiknya dikurangi.

Mengonsumsi lemak secara seimbang dan lebih banyak konsumsi lemak tak jenuh sebaiknya dilakukan agar tubuh tetap mendapatkan nutrisi yang baik dan membantu tubuh tetap sehat.

Leave a Reply