Sapi Bumbu Rujak

Yang dari Pekalongan, manaa like nyaaa 😁 Masak Megono Pekalongan kalau keluarga saya wajib disajikan sama Sapi Bumbu Rujak. Mencontoh ada satu restoran di Pekalongan dekat alun-alun. Biasanya Saya menggunakan daging kisi atau sengkel. Karena bisa empuk banget berbeda dengan daging gandik. Tapi berhubung ada stok daging gandik, akhirnya saya tambahkan. Sayanggg… Saya rebus duluan sampai agak empuk baru saya tambahkan sengkel/kisi. Selain daging sapi; otot sapi, lidah sapi juga enak banget dimasak bumbu rujak. Kalau mau lebih komplit sajikan dengan cumi hitam masak santan ya. Hari ini saya hanya megono dan sapi bumbu rujak saja 😊 Salam “Anyone can cook”

Bahan:
500 gram daging sapi kisi atau sengkel
1-2 sdm (30 gram) gula Jawa
2 sdt kaldu ayam atau sapi atau jamur bubuk
1/2 butir kelapa, buat 500 mL santan
3 lbr daun salam
2 iris lengkuas, memarkan
Garam dan merica secukupnya

Bumbu halus:
8 butir bawang merah
5 siung bawang putih
8 buah cabai merah besar
3 butir kemiri
1 sdt garam

Cara Membuat:
– Rebus daging hingga setengah lunak. Sisihkan kaldu dan potog dagingnya besar-besar seperti rendang.
– Panaskan minyak dalam wajan, tumis bumbu halus hingga harum.
– Tambahkan daun salam dan lengkuas.
– Masukkan daging dan aduk rata. Bumbuhi dengan garam, merica, kaldu bubuk dan gula Jawa.
– Tuang kaldu secukupnya hingga menutupi daging.
– Masak hingga kuah hampir habis. Tambahkan garam bila kurang asin.
– Tuang santan dan masak hingga bumbu meresap dan kuah agak mengental. Saya lebih suka ada kuahnya tapi bila suka kering bisa dimasak hingga seperti rendang.
– Koreksi rasa dan sajikan.

Untuk 6 porsi

Music: Sleepless In Gulustan
Musician: Ilya Truhanov
Site: https://icons8.com/music/

Leave a Reply