Perbedaan Antara Kubis dan Selada

Kubis dan Selada, terkadang karena mirip orang menganggap keduanya sama padahal berbeda. Yuk kita lihat perbedaannya dan masing-masing khasiatnya.

Kubis

Kubis memiliki jumlah vitamin C yang mengesankan, lebih dari 50% dari kebutuhan harian per porsi, dan juga menyediakan vitamin B6 dan protein. Kubis juga mengandung glutamin dan senyawa aktif lainnya yang dapat membantu sistem pernapasan dan pencernaan. Kubis relatif rendah kalori, dengan hanya 25 dalam sampel 100 gram, dan tinggi serat makanan, hampir dua kali lipat dari lettucea. Kubis dan lettuce bahkan tidak termasuk keluarga tanaman yang sama – kubis adalah anggota Brassicaceae, sedangkan lettuce berasal dari keluarga Asteraceae.

Rasa kubis sedikit lebih pahit dari lettuce, dan juga lebih berserat dan kurang renyah tapi menyegarkan. Kubis biasanya direbus atau dikukus, atau dimakan mentah. Daun tanaman kubis cenderung lebih keras di bagian luar dan lebih lembut di bagian dalam. Kubis juga terdiri dari berbagai warna, seperti ungu dan putih, sementara selada cenderung berwarna hijau. Kubis dapat tumbuh di daerah yang sejuk dan lembab yang memiliki tingkat pH netral.

Selada

Sayuran berdaun yang lebih umum ini memiliki kalori lebih sedikit daripada kubis – hanya 15 dalam sampel 100 gram, tetapi juga mengandung serat. Selada juga memiliki konsentrasi vitamin C yang jauh lebih kecil daripada kubis dan tidak memiliki beberapa nutrisi penting lainnya. Tapi selada memiliki kandungan air yang lebih tinggi.

Berbeda dengan kubis, daun kepala selada cenderung menjadi lebih keras saat ke arah tengah. Selada memiliki rasa yang agak netral dan mudah dikunyah. Selada harus ditanam di tanah berpasir tetapi memiliki kisaran pH yang lebih luas di mana ia dapat tumbuh subur, tetapi juga harus tetap dingin dan lembab.

Leave a Reply