Nasi Kari Ayam

Sehabis liburan, balik ke dapur suka agak males. Tapi kalau saya sebaliknya, kangen masak. Tapi berhubung banyak agenda, habis liburan kerjaan numpuk!!! Saya cari menu-menu lebih praktis. Hari ini biasanya saya pakai ayam kampung, saya ganti dengan ayam broiler. Mau lebih cepat lagi, beli yang tanpa tulang. Santan silahkan kalau mau diganti santan instant siap saji. 1 butir kelapa biasanya sama dengan 200 mL santan murni. Saya sajikan dengan nasi putih, tapi di Medan disajikan dengan bihun enak juga loh. Pakai lontong atau ketupat juga mantap. Yukkk semangat balik masak ke dapur yah. Salam “Anyone can cook”

Bahan:
1 ekor ayam broiler atau ayam potong, potong kecil
2-3 buah kentang, potong kotak besar
750 mL santan (dari 1 butir kelapa)
50 gram gula Jawa, sisir
Garam dan merica secukupnya
Minyak goreng secukupnya
Optional: daun kari
2-3 sdt kaldu ayam/jamur bubuk
8 lembar daun jeruk
Optional: 12-15 lbr daun kari
Optional: telur mata sapi atau telur rebus

Bahan Pelengkap:
Nasi putih
Bawang goreng

Bumbu halus:
8 butir Bawang merah
5 siung Bawang putih
12 buah Cabai merah besar
2 sdt biji ketumbar, sangrai
1 sdt Parutan jahe
2 batang serai, ambil bagian putihnya dan cacah halus
Setelunjuk kunyit, bakar
2 sdt lengkuas, parut

Cara Membuat:
– Tumis bumbu halus, daun jeruk dan atau daun kari hingga teksturnya pecah dan matang. Masukkan ayam dan kentang. Masak sebentar.
– Tuang air secukupnya hingga seluruh bagian ayam tertutup. Tidak perlu terlalu banyak karena nanti masih ditambah santan.
– Bumbuhi dengan garam, merica, optional kaldu ayam/ jamur bubuk juga daun kari . Masak dengan api kecil hingga ayam lunak empuk.
– Tambahkan santan dan gula Jawa. Masak selama 20-30 menit hingga meresap.
– Optional: tambahkan telur dan masak sebentar.
– Tuang kari ayam ke atas nasi putih dan taburi dengan bawang goreng.
– Sajikan panas.

Untuk 6 porsi

Leave a Reply