Manfaat dan Efek Samping Green Coffee

Dalam upaya  untuk menurunkan berat badan, kita cenderung mencoba sesuatu yang berbeda. Green Coffee adalah salah satu cara menurunkan berat badan. Baru-baru ini menjadi populer karena manfaat penurunan berat badannya seperti teh hijau.

Beberapa penelitian menunjukkan kopi hijau dapat membantu menurunkan berat badan. Beberapa penelitian kecil menemukan bahwa orang yang minum kopi hijau kehilangan 3 hingga 5 pon lebih banyak daripada orang yang tidak mengonsumsi. Green Coffee dapat menurunkan gula darah dan memblokir penumpukan lemak. Green Coffee juga tampaknya membantu menurunkan tekanan darah tinggi pada sebagian orang.

Minuman ini dapat dinikmati tanpa susu atau gula dan memiliki rasa ringan. Green Coffee membantu meningkatkan metabolisme Anda, mengekang nafsu makan Anda, meningkatkan sirkulasi darah dan membakar lemak. Minuman ajaib ini mungkin memiliki banyak manfaat kesehatan, tetapi juga ada beberapa efek samping yang tak boleh dilewatkan jika dikonsumsi berlebihan.

Green Coffee dibuat dari biji kopi mentah. Biji kopi umumnya dibersihkan dan kemudian dipanggang, digiling dan diseduh untuk menghasilkan kopi. Namun, biji kopi hijau tidak dipanggang tetapi hanya dibersihkan dan itulah mengapa mereka mempertahankan warna hijau alami. Biji kopi ini diyakini memiliki jumlah asam klorogenik yang lebih tinggi yang memiliki berbagai manfaat kesehatan. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Indian Journal of Innovative Research and Development (IJIRD) menunjukkan bahwa bahan aktif  yang disebut asam klorogenat yang ditemukan dalam Green Coffee membantu dalam penurunan berat badan. Karena biji kopi ini tidak dipanggang, senyawa ini mempertahankan khasiatnya yang kuat yang bermanfaat bagi tubuh.

Efek Samping dari Green Coffee Menurut Dr. Simran Saini dari Fortis Hospital di New Delhi, “Beberapa orang mengeluhkan masalah pencernaan seperti kram perut  setelah menghirup satu atau dua cangkir Green Coffee setiap hari. Karena itu, jika Anda cenderung mengalami masalah perut, saya akan merekomendasikan Anda untuk menghentikannya segera.
Dia menambahkan, “Juga, hindari minum Green Coffee setelah makan. Ini mempengaruhi penyerapan mineral penting seperti asam folat dan zat besi; inilah alasan mengapa orang sering kekurangan hemoglobin dalam tubuh. Selalu minum setidaknya satu jam sebelum atau setelah makan. Jangan minum lebih dari dua cangkir sehari. ”

Efek samping lain dari Green Coffee adalah keberadaan kafein. Kelebihan kafein mungkin tidak baik untuk kesehatan Anda. Kafein dosis tinggi bisa berbahaya, terutama bagi orang-orang dengan kondisi  kecemasan, diabetes, Irited Bowel System (IBS), tekanan darah tinggi dan osteoporosis.

Bahkan jika Anda tidak memiliki kondisi kronis, kelebihan konsumsi Green Coffee dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala, sakit perut, gelisah, insomnia dan kecemasan.

Rujuk ke ahli gizi atau dokter dan ahli kesehatan jika Anda berencana mengonsumsi Green Coffee dalam waktu dekat.

Sumber gambar : http://arevistadamulher.com

Leave a Reply