Manfaat Berpuasa

Banyak orang mengamati puasa sebagai kewajiban agama tetapi hanya sedikit yang tahu manfaat kesehatan yang dimilikinya. Puasa adalah praktik yang baik, jika diterapkan dengan benar. Hal ini membantu menghilangkan racun dari tubuh, mengurangi gula darah dan lemak. Juga membantu kebiasaan makan yang sehat dan meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut adalah 10 manfaat kesehatan yang Anda dapatkan dari berpuasa.

  1. Puasa Membantu detoksifikasi

Makanan olahan mengandung banyak aditif. Aditif ini dapat menjadi racun dalam tubuh. Beberapa darinya meningkatkan produksi produk akhir glikasi akhir (AGEs). Sebagian besar racun ini disimpan dalam lemak. Lemak dibakar selama berpuasa, terutama ketika puasa berkepanjangan. Dan racunnya dilepaskan. Hati, ginjal dan organ lain di dalam tubuh terlibat dalam detoksifikasi.

  1. Puasa Mengistirahatkan Sistem Pencernaan

Selama berpuasa, organ pencernaan beristirahat. Fungsi fisiologis normal terus berlanjut terutama produksi sekresi pencernaan, tetapi pada tingkat yang minimal. Latihan ini membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Namun puasa tidak menghentikan produksi asam di perut. Ini adalah alasan pasien dengan ulkus peptikum disarankan untuk berpuasa dengan hati-hati. Beberapa ahli kesehatan percaya bahwa mereka seharusnya tidak berpuasa.

  1. Puasa membantu mengobati Peradangan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa meningkatkan resolusi penyakit radang dan alergi. Contoh penyakit inflamasi tersebut adalah rheumatoid arthritis, radang sendi dan penyakit kulit seperti psoriasis. Beberapa ahli menyatakan bahwa puasa dapat meningkatkan penyembuhan penyakit radang usus seperti kolitis ulserativa.

  1. Puasa Mengurangi Gula Darah

Puasa meningkatkan gangguan glukosa sehingga tubuh bisa mendapatkan energi. Ini mengurangi produksi insulin. Ini terletak di pankreas. Glukagon diproduksi untuk memfasilitasi pemecahan glukosa. Hasil puasa adalah pengurangan gula darah.

  1. Puasa membantu memecah lemak tubuh

Respon pertama dari tubuh untuk berpuasa adalah memecah glukosa. Ketika simpanan glukosa habis, ketosis dimulai. Ini adalah pemecahan lemak untuk melepaskan energi. Lemak yang disimpan di ginjal dan otot dipecah untuk melepaskan energi.

  1. Puasa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Puasa adalah salah satu metode non-obat untuk mengurangi tekanan darah. Ini membantu mengurangi risiko aterosklerosis. Aterosklerosis menyumbat arteri oleh partikel lemak. Selama glukosa puasa dan kemudian, lemak digunakan untuk menghasilkan energi. Tingkat metabolisme berkurang selama berpuasa. Hormon-hormon seperti adrenalin dan noradrenalin juga berkurang. Ini menjaga metabolisme tetap stabil dan dalam batas. Manfaatnya adalah penurunan tekanan darah.

  1. Puasa dapat membantu menurunkan Berat Badan

Puasa mendorong penurunan berat badan yang cepat karena dapat mengurangi simpanan lemak di tubuh. Namun puasa bukanlah strategi penurunan berat badan yang baik. Mengurangi asupan lemak dan gula, dan meningkatkan buah dan istirahat adalah tindakan yang lebih baik untuk mencapai pengurangan berat badan.

  1. Puasa Membantu diet Sehat

Telah diamati bahwa puasa mengurangi keinginan untuk mengonsumsi makanan olahan. Hal ini membantu keinginan untuk mengonsumsi makanan alami, terutama air dan buah-buahan. Ini adalah salah satu cara puasa meningkatkan gaya hidup sehat.

  1. Puasa Meningkatkan Kekebalan

Ketika seseorang sedang diet seimbang di antara puasa, ini dapat meningkatkan kekebalan. Menghilangkan racun dan mengurangi penyimpanan lemak juga membantu tubuh. Ketika orang mengambil buah untuk berbuka, mereka meningkatkan simpanan vitamin dan mineral yang penting. Vitamin A dan E adalah antioksidan baik yang tersedia dalam buah-buahan. Vitmin ini membantu meningkatkan kekebalan.

  1. Puasa Dapat Membantu Mengatasi Kecanduan

Beberapa penulis menunjukkan bahwa puasa dapat membantu pecandu mengurangi keinginan mereka, untuk nikotin, alkohol, kafein, dan penyalahgunaan zat lainnya.

Meskipun banyak manfaat tetapi puasa juga bisa menyebabkan berkurangnya air tubuh yang disebut dehidrasi. Hal ini dapat menyebabkan sakit kepala dan bahkan memicu migrain pada orang yang memiliki kecenderungan. Dapat memperburuk sakit maag dan ulkus peptikum. Wanita hamil, ibu menyusui, orang yang kekurangan gizi, dan penderita dengan aritmia jantung, masalah ginjal atau hati disarankan untuk tidak berpuasa.

Sumber : http://islam.ru

Leave a Reply