Makanan Terbaik untuk Penderita Diabetes

Berikut adalah beberapa makanan utama jika Anda menderita diabetes:

BROCCOLI
Brokoli mengandung senyawa yang dikenal sebagai sulforaphane. Senyawa alami ini dapat membantu mempertahankan kadar gula yang stabil.

SELEDRI
Seledri, seperti banyak buah-buahan (apel, aprikot, blueberry, pir, dan anggur ungu), mengandung senyawa yang dikenal sebagai flavonol, yang mana penelitian dalam Journal of Nutrition menunjukkan dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 sebanyak 26 persen. Selain itu, nutrisi ini dapat membantu mereka yang sudah menderita penyakit. Sementara buah-buahan tinggi gula alami yang mungkin tidak cocok untuk semua penderita diabetes, seledri rendah gula dan pilihan yang sangat baik bagi siapa saja.

KAYU MANIS
Penelitian yang dipublikasikan di Annals of Family Medicine menemukan bahwa khasiat bumbu lezat ini dapat membantu mengatur kadar gula darah. Taburkan kayu manis pada latte susu almond tanpa pemanis Anda, sarapan sereal atau tambahkan pada kari favorit Anda.

TELUR
Penelitian  yang diterbitkan dalam Endocrine Journal menemukan bahwa kekurangan vitamin A sebenarnya bisa menjadi akar diabetes. Para ilmuwan menemukan bahwa vitamin A sangat penting untuk berfungsinya sel beta pankreas. Sel-sel beta bertanggung jawab untuk memproduksi insulin, yang pada gilirannya membantu mengatur kadar gula darah. Banyak makanan seperti squash, sayuran hijau, wortel, dan sayuran oranye dan hijau lainnya mengandung beta karoten, prekursor vitamin A, yang sangat bagus untuk mereka yang mencoba untuk mencegah penyakit tersebut. Mungkin diperlukan untuk mendapatkan vitamin A langsung dari telur atau ikan.

IKAN
Kebanyakan jenis ikan berlemak adalah sumber vitamin A yang baik, menjadikan makanan sebagai pilihan yang baik bagi mereka yang menderita diabetes. Selain itu, kekurangan vitamin D juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan dapat menjadi faktor dalam memburuknya kondisi. Sebagian besar jenis ikan berlemak juga merupakan sumber vitamin D yang baik.

JAHE
Jahe segar dapat membantu diabetes dengan meningkatkan respons tubuh terhadap insulin. Insulin disekresikan oleh pankreas untuk membantu mengatur kadar gula darah. Penelitian yang dipublikasikan di Complementary Therapies in Medicine menemukan bahwa jahe efektif dalam pengobatan diabetes dan resistensi insulin. Tambahkan jahe segar untuk sup, kari atau seduh teh jahe dengan itu. Untuk melakukannya, giling potongan jahe 2 inci dan tambahkan ke satu liter air. Didihkan, lalu kecilkan api dan tutup, biarkan mendidih selama setidaknya 45 menit. Saring potongan jahe dan tambahkan sentuhan stevia untuk mempermanis, jika diinginkan. Minum beberapa cangkir setiap hari.

PETERSELI
Peterseli kaya akan senyawa unik yang disebut myricetin, yang penelitian di Journal of Nutrition ditemukan membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2 sebesar 26 persen dan juga dapat membantu mengobati kondisi tersebut. Menurut Nutrition.merschat.com, peterseli adalah salah satu sumber terkaya dari myricetin karena mengandung 8,08 mg per 100 gram peterseli mentah.

Leave a Reply