Labu Madu (Butternut Squash)

Labu madu berbentuk mirip seperti kacang. Warnanya kuning keorange-orange-an, dan rasanya manis dengan tekstur yang lembut mirip seperti labu kuning (waluh) pada umumnya. Labu ini sangat cocok digunakan untuk MPASI pada bayi. Tidak hanya itu saja, ada banyak lagi manfaat dari labu unik ini, antara lain :

1. Menurunkan dan mencegah tekanan darah tinggi
Satu cangkir labu madu mengandung hampir 500 mg kalium, yang dapat membantu menurunkan tekanan darah karena sifatnya yang mampu menetralkan efek natrium dalam makanan. Dengan menjaga tekanan darah tetap stabil dapat membantu kita menghindari masalah kesehatan seperti penyakit jantung dan stroke.
2. Melancarkan Sistem Pencernaan
Satu cangkir labu madu mengandung hampir 7 gram serat, yang dapat membantu mencegah sembelit dan membantu bakteri baik di dalam usus berkembang biak agar saluran cerna dapat terjaga dengan baik.
3. Meningkatkan Daya Penglihatan
Labu madu kaya akan vitamin A. Satu cangkir labu memiliki lebih dari 350 persen dari standar nutrisi harian yang direkomendasikan (RDA – recommended daily allowance), yang mana sangat penting untuk kesehatan mata. Labu madu ini mengandung senyawa zeaxanthin dan lutein, dua senyawa antioksidan yang dapat melindungi mata.
4. Memperkuat Tulang
Karena labu madu mengandung sekitar 17 persen dari RDA untuk zat Mangan, maka dengan mengonsumsinya dapat memperkuat struktur tulang, membantu penyerapan kalsium, dan meningkatkan kepadatan mineral tulang belakang. Mineral lain yang ditemukan di labu maduadalah zat besi, asam folat, dan seng, semuanya itu berkontribusi untuk kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis.
5. Melindungi kulit
Labu Madu juga mengandung hampir setengah dari dosis harian vitamin C yang direkomendasikan, yang mana vitamin C ini berkaitan dengan kesehatan kulit. Sebuah jurnal yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition meneliti hubungan antara vitamin C dan penuaan kulit pada 4025 wanita yang berusia antara 40-74 tahun, dan ditemukan bahwa wanita yang asupan vitamin C nya lebih tinggi maka kemungkinannya lebih rendah mengalami keriput dan kulit kering.
6. Meningkatkan kekebalan tubuh
Walaupun vitamin C mungkin tidak menyembuhkan pilek, tetapi paling tidak dapat membantu mengurangi risiko terkena komplikasi lebih lanjut, seperti infeksi paru-paru atau pneumonia. Hal ini juga dapat membantu melindungi kita dari berbagai macam penyakit seperti penyakit kardiovaskular.
7. Mengurangi peradangan
Karena kandungan antioksidannya yang tinggi, labu madu memiliki efek anti-inflamasi, membantu mengurangi risiko gangguan peradangan, seperti peradangan kronis pada sendi (rheumatoid arthritis). Sebagai contoh, jurnal yang dipublikasikan dalam jurnal Cancer Epidemiology Biomarkers and Prevention menemukan bahwa asupan tinggi beta-cryptoxanthin (senyawa yang terkandung dalam labu madu) juga mengurangi lebih dari 30 persen resiko kanker paru-paru.
8. Membantu menurunkan berat badan
Dengan kandungan yang kurang dari 100 kalori, 26 gr karbohidrat, dan hampir tidak ada lemak dalam satu cangkir labu madu, maka labu ini cocok untuk makanan diet. Kandungan seratnya dapat memberikan perasaan kenyang sehingga kita dapat mengontrol nafsu makan.

Leave a Reply