Khasiat Jamur

Jamur sudah banyak dikonsumsi oleh masyarakat kita. Banyak makanan yang dibuat berbahan dasar jamur. Rasanya pun enak lho. Bahkan bagi para vegetarian jamur adalah pilihan yang menarik untuk dikonsumsi. Kaldu jamur pun sudah mulai banyak dikonsumsi sebagai pengganti MSG. Yuk kita lihat lebih lanjut manfaat dari konsumsi jamur ini, dan jangan lupa untuk selalu teliti dalam memilih jamur ya, karena sebagian jamur ada yang berbahaya dan tidak bisa dimakan.

  1. Menurunkan Kolesterol

Jamur mengandung protein tanpa lemak karena tidak mengandung kolesterol dan kandungan karbohidratnya sangat rendah. Serat dan enzim dalam jamur juga membantu menurunkan kadar kolesterol. Selain itu, kandungan protein tanpa lemak yang tinggi dalam jamur membantu membakar kolesterol ketika dicerna. Menyeimbangkan antara kadar kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol baik (LDL) sangat penting dalam pencegahan berbagai penyakit kardiovaskular seperti aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke.

  1. Mencegah Anemia

Pasien penderita anemia ditandai dengan rendahnya zat besi dalam darah, sehingga mengakibatkan kelelahan, sakit kepala, penurunan fungsi saraf, dan masalah pencernaan. Jamur merupakan sumber zat besi yang baik, dan lebih dari 90% nutrisi zat besi dapat diserap oleh tubuh, yang membantu pembentukan sel darah merah.

  1. Mencegah Kanker Payudara & Kanker Prostat

Jamur sangat efektif dalam mencegah kanker payudara dan prostat karena adanya Beta-Glucans dan terkonjugasi Asam Linoleic, yang keduanya memiliki efek anti-karsinogenik. Asam linoleat sangat bermanfaat dalam menekan efek berbahaya dari  estrogen yang berlebih. Peningkatan estrogen ini adalah salah satu penyebab utama kanker payudara pada wanita setelah menopause. Di sisi lain Beta-Glucans menghambat pertumbuhan sel kanker pada kasus kanker prostat, dan banyak penelitian telah menunjukkan sifat antitumor jamur bila diterapkan dalam pengobatan.

  1. Mencegah Diabetes

Jamur cocok untuk penderita diabetes karena tidak mengantung lemak dan kolesterol, karbohidrat yang sangat rendah, kandungan protein tinggi, dan kaya vitamin dan mineral. Jamur juga mengandung banyak air dan serat. Selain itu, jamur mengandung insulin alami dan enzim yang membantu menghancurkan gula dalam makanan. Penderita diabetes sering menderita infeksi, terutama di kaki mereka, yang cenderung terus menerus untuk jangka waktu yang lama. Antibiotik alami dalam jamur dapat membantu melindungi penderita diabetes dari kondisi yang menyakitkan dan berpotensi mengancam nyawa.

  1. Kesehatan Tulang

Jamur merupakan sumber yang kaya kalsium, yang merupakan nutrisi penting dalam pembentukan dan kekuatan tulang. Pasokan kalsium yang memadai dalam tubuh dapat mencegah osteoporosis, dan juga dapat mengurangi nyeri sendi dan kurangnya mobilitas yang terkait dengan degradasi tulang.

  1. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Ergothioneine, antioksidan yang kuat dalam jamur, sangat efektif dalam memberikan perlindungan dari radikal bebas serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jamur mengandung antibiotik alami (mirip dengan penisilin, yang diekstrak dari jamur itu sendiri), yang menghambat pertumbuhan mikroba dan infeksi jamur lainnya. Jamur juga dapat membantu menyembuhkan bisul dan luka serta melindungi dari infeksi. Kombinasi yang baik dari vitamin A, B-Kompleks dan C yang ditemukan dalam jamur juga memperkuat sistem kekebalan tubuh.

  1. Menjaga Tekanan darah

Penelitian terhadap berbagai jenis jamur, termasuk jamur shitake dan maitake, memiliki kandungan kalium yang tinggi. Kalium bertindak sebagai vasodilator, melebarkan pembuluh darah sehingga mengurangi tekanan darah. Tekanan darah tinggi dihubungkan dengan sejumlah kondisi yang mematikan, terutama serangan jantung dan stroke. Kalium juga meningkatkan fungsi kognitif, karena peningkatan aliran darah dan oksigen ke otak merangsang aktivitas saraf. Penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan kadar kalium meningkatkan memori dan daya ingat.

  1. Mengandung Selenium

Selenium dalam jamur adalah salah satu elemen yang paling menguntungkan yang sering diabaikan. Sumber utama selenium adalah protein hewani, namun karena jamur juga dimakan oleh hewan maka jamur adalah cara terbaik bagi para vegetarian untuk mendapatkan selenium dalam jumlah yang besar. Selenium bermanfaat bagi kesehatan tulang, juga memperkuat gigi, rambut, dan kuku. Selanjutnya, nutrisi penting ini merupakan antioksidan yang kuat, yang melindungi tubuh dari radikal bebas dan umumnya memperkuat sistem kekebalan tubuh.

  1. Menurunkan Berat Badan

Karena kepadatan nutrisi, jamur benar-benar berada pada peringkat lebih tinggi daripada kebanyakan buah-buahan dan sayuran, dan beberapa peneliti mengatakan bahwa jamur adalah salah satu makanan langka yang orang bisa makan sesering mungkin, tanpa efek samping.

Yang perlu diperhatikan, jamur bisa sangat berbahaya. Sebagian besar spesies jamur tidak dapat dimakan dan sangat beracun. Jangan pernah mencoba memetik jamur untuk konsumsi dari hutan kecuali kalian telah dilatih untuk mengidentifikasi jamur dengan sangat baik. Jamur memiliki kemampuan unik untuk menyerap materi yang tumbuh pada mereka, baik atau buruk. Kualitas ini yang memberi jamur begitu banyak keuntungan, tetapi juga sekaligus berbahaya. Banyak jamur, ketika di alam liar, mengandung logam berat, yang bisa sangat beracun, serta polusi udara dan air.

Teliti juga membeli jamur seperti produknya disegel dari perusahaan terkemuka dan sumber yang terpercaya. Sebuah jamur beracun dapat mengancam kesehatan, yang mengakibatkan koma, gejala keracunan yang parah, mual, muntah, kejang-kejang, dan kram. Selalu hindari makan jamur jika berubah warna atau berbeda dengan jamur pada umumnya.

Leave a Reply