Benarkah Nanas menyebabkan Keputihan?

Buah nanas sering dikaitkan dengan infeksi jamur atau keputihan bagi para wanita. Benar ga sih itu? Jelas bahwa itu hanya mitos belaka. Nanas tidak ada hubungannya dengan keputihan. Bahkan, nanas mengandung vitamin dan serat yang baik untuk kesehatan. Hanya saja mengonsumsi nanas dalam jumlah yang berlebihan memang memiliki efek samping. Mari kita lihat apa saja khasiat dari buah ini serta efek samping yang ditimbulkan jika terlalu banyak dikonsumsi.

  1. Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh

Menurut FDA, vitamin C pada nanas mengandung setengah dari jumlah harian yang direkomendasikan. Vitamin C adalah antioksidan yang larut dalam air yang efektif dalam melawan kerusakan sel, menurut Linus Pauling Institute di Oregon State University. Hal inilah yang membuat vitamin C bermanfaat terhadap masalah penyakit jantung dan nyeri sendi.

  1. Memperkuat Tulang

Buah nanas mengandung mineral Mangan hampir 75 persen dari nilai harian yang direkomendasikan, dimana mineral ini penting dalam memelihara tulang dan jaringan yang kuat. Satu penelitian Linus Pauling Institute di tahun 1994 menyatakan bahwa mangan, bersama dengan mineral lainnya, dapat membantu dalam mencegah osteoporosis pada wanita pasca-menopause.

  1. Baik untuk Kesehatan Mata

Karena tingginya kandungan jumlah vitamin C dan antioksidan, nanas bisa membantu mengurangi resiko degenerasi makula, penyakit pada mata yang dialami karena proses penuaan, bahkan bisa menyebabkan kehilangan penglihatan pada orang tua.

  1. Melancarkan Pencernaan

Seperti buah-buahan dan sayuran lainnya, nanas mengandung serat makanan, yang penting dalam menjaga usus agar selalu lancar dan sehat. Tetepi yang membedakan adalah nanas mengandung sejumlah besar bromelain, enzim yang memecah protein, sehingga membantu proses pencernaan.

  1. Sebagai anti-inflamasi

Karena mengandung Bromelain, nanas dapat membantu mengurangi peradangan yang parah dan dapat mengurangi pertumbuhan tumor. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa bromelain dapat membantu dalam mengobati osteoarthritis.

  1. Mengurangi Pilek dan Peradangan pada Sinus

Menurut University of Maryland Medical Center, selain memiliki banyak vitamin C, bromelain pada nanas ini dapat membantu mengurangi lendir di tenggorokan dan hidung. Bagi penderita alergi sangat cocok memasukkan nanas ini dalam menu makanan mereka.

  1. Sumber vitamin

Nanas tidak mengandung kolesterol dan lemak. Satu cangkir nanas potongan bentuk dadu mengandung 80 kalori, 40 persen dari jumlah harian untuk vitamin C, 10 persen dari kebutuhan harian untuk tiamin, 8 persen dari jumlah harian untuk vitamin B-6, 6 persen dari jumlah harian untuk magnesium, dan 4 persen dari rekomendasi harian untuk riboflavin, folat, niacin dan zat besi.

Selain manfaat, ada juga efek samping mengonsumsi nanas dalam jumlah yang banyak. Karena nanas adalah pelunak daging yang hebat, makan terlalu banyak dapat mengakibatkan nyeri pada mulut, termasuk bibir, lidah dan pipi, walaupun biasanya akan hilang sendiri dalam beberapa jam.

Selain itu, karena jumlah vitamin C dan bromealin yang tinggi pada nanas maka, mengkonsumsi dalam jumlah besar dapat menyebabkan diare, mual, muntah, atau sakit perut.

Keseimpulannya adalah, nanas baik bagi kesehatan tetapi harus dikonsumsi dengan bijak, jangan sampai berlebihan ya 🙂

Leave a Reply