Beef Yakiniku 

Dua saus Jepang yang kita kenal biasanya teriyaki dan yakiniku. Teriyaki cenderung manis dan yakiniku lebih ke asin. Kita bisa siapkan untuk merendam daging sapi yang tipis-tipis mirip sukiyaki pada malam hari sebelum beristirahat atau sore sepulang dari kantor. Keesokan harinya tinggal tumis aja. Enak banget dan empukk. Keempukannya bergantung pada kualitas daging nya. Hasilnya nanti mirip deh sama restaurant Yoshinoya itu.

Bahan:
500 gram daging sapi seperti sukiyaki yang diiris tipis
1 sdm minyak bawang putih
1 buah bawang bombay, iris panjang
1 buah paprika merah, iris panjang
1 buah paprika hijau, iris panjang
Optional: merica bubuk

Bumbu Yakiniku:

120 mL mirin
120 mL sake (Mirin dan sake boleh diganti 200 mL jus apel untuk versi Halal)
2-3 sdm gula pasir
2 sdt cuka beras atau cuka putih
180 mL kecap asin (merk Jepang lebih enak)
2 sdt miso paste (yang biasa untuk buat miso soup, kalau bisa jangan di skip)
1 sdm kaldu ayam atau jamur bubuk
2 sdm biji wijen, sangrai dan tumbuk kasar
1 sdt parutan jahe
60 mL (3-4 sdm) jus apel (skip kalau di atas mengganti mirin dan sake dengan jus apel)

Catatan: Gunakan secukupnya, sisanya bisa disimpan dalam wadah steril dalam lemari es hingga 3 bulan

Bahan pelengkap:
Scrambled egg

Cara Membuat:

– Panaskan sake, mirin (skip sake dan mirin untuk yang halal, ganti dengan jus apel), gula, cuka, kecap asin, miso paste dan kaldu bubuk hingga gula larut. Saring.

– Tambahkan parutan apel dan biji wijen. Aduk rata.

– Simpan dalam botol steril dan siap digunakan.

– Rendam daging dalam 6 sdm (100 mL) bumbu Yakiniku semalaman. Minimal 2 jam.

– Panaskan minyak secukupnya. Tumis minyak bawang putih dan paprika hingga setengah matang.

– Tambahkan bawang bombay dan masak setengah matang.

– Masukkan daging yang sudah direndam.

– Masak hingga matang. Koreksi rasa, kalau kurang asin atau manis bisa disesuaikan. Optional, tambahkan merica.

– Matikan api.

– Saya sajikan bersama nasi putih dan optional extra scrambled egg.

Untuk 4 porsi

Music: Tuesday
Musician: Sascha Ende
License: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Leave a Reply