Apel, Nutrisi dan Manfaatnya

Tidak salah banyak orang yang mengatakan makanlah apel satu kali sehari maka tubuh akan sehat dan jauh dari kanker. Karena begitu banyak manfaat apel mulai dari kekayaan vitaminnya, mineral, nutrisi, dan senyawa organik yang ditemukan di dalamnya. Unsur-unsur nutrisi penting termasuk vitamin C, vitamin K, vitamin B6, dan riboflavin, serta mineral seperti kalium, tembaga, mangan, dan magnesium. Apel juga merupakan sumber serat alami yang baik, dalam satu porsi apel menyediakan 12% dari kebutuhan serat harian yang direkomendasikan. Apel mengandung senyawa organik yang bermanfaat yaitu fitonutrien dan flavonoid seperti quercetin, epicatechin, phloridzin, dan berbagai senyawa polifenol lainnya. Berikut manfaat sehat dari mengonsumsi apel :

  1. Melancarkan pencernaan. Apel kaya akan serat yang membantu dalam proses pencernaan. Konsumsi secara teratur dalam mencegah sembelit dan berbagai gangguan pencernaan.
  2. Mengatasi anemia. Apel berguna dalam mengobati anemia karena apel merupakan sumber yang kaya zat besi. Anemia adalah kekurangan hemoglobin dalam darah, yang dapat diperbaiki dengan meningkatkan asupan zat besi.
  3. Merawat gigi. Makan apel membantu dalam membersihkan gigi dan gusi. Selain itu, dapat mencegah gigi berlubang. Ketika kita makan apel, serat di dalamnya membersihkan gigi, sedangkan sifat antibakteri buah apel mampu menjaga bakteri dan virus yang bisa menginfeksi tubuh. Makan apel juga merangsang sekresi air liur, yang merupakan senyawa alkalinic, yang berarti bahwa itu lebih lanjut mengurangi kemampuan bakteri jahat untuk berkembang biak dan tumbuh di dalam mulut.
  4. Mengurangi resiko stroke. Sebuah penelitian yang melibatkan 9.208 pria dan wanita menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi apel selama periode 28-tahun memiliki resiko lebih rendah terkena stroke. Para peneliti menyimpulkan bahwa asupan apel terkait dengan penurunan risiko stroke.
  1. Menurunkan kadar LDL. Sekelompok peneliti di The Florida State University menyatakan bahwa apel adalah “buah ajaib”. Mereka menemukan bahwa wanita paru baya yang makan apel setiap hari selama kurang lebih enam bulan mengalami penurunan kolesterol jahat (LDL) sebanyak 23% dan kenaikan 4% untuk kolesterol baik (HDL)
  1. Mengurangi resiko diabetes. Apel juga bisa membantu menurunkan risiko diabetes. Sebuah penelitian yang melibatkan 187.382 orang menemukan bahwa orang yang makan tiga porsi per minggu buah apel, anggur, kismis, blueberry atau pir memiliki risiko 7% lebih rendah terkena diabetes tipe 2 dibandingkan dengan mereka yang tidak.
  1. Menangkal kanker payudara. Ada bukti yang berkembang menunjukkan bahwa satu buah apel sehari dapat membantu mencegah kanker payudara, menurut serangkaian penelitian yang dilakukan oleh tokoh peneliti bernama Rui Hai Liu. Dalam penelitiannya Liu menambahkan bahwa peningkatan konsumsi buah-buahan dan sayuran, termasuk apel, akan memberikan kandungan asam fenolat, yang terbukti memiliki manfaat kesehatan yang penting bagi tubuh.
  1. Membantu penderita Alzheimer. Efek antioksidan dari semua senyawa phytonutrisi dalam apel membantu mengurangi penyakit Alzheimer, karena degenerasi otak yang mengarah ke Alzheimer telah dikaitkan untuk membebaskan aktivitas radikal. Apel juga meningkatkan jumlah asetilkolin di otak, yang terkait dengan konsentrasi, pemecahan masalah, dan memori.
  1. Menyehatkan jantung. Apel menurunkan tingkat kolesterol dalam tubuh, sehingga mempunyai pertahanan terhadap penyakit kardiovaskular. Aktivitas antioksidan dalam apel mengurangi oksidasi lemak, disebut peroksidasi lipid dan termasuk menetralkan trigliserida dan dan berbagai lemak yang ditemukan antara pembuluh darah yang dapat memberikan tekanan berbahaya. Juga, apel mengandung flavonoid yang sangat kuat yang disebut quercetin, yang ditemukan dalam kulit apel, dapat mengurangi peradangan pada pembuluh darah kita dengan mengurangi jumlah protein C-reaktif (CRP). Protein ini telah dikaitkan dengan peradangan pada sistem kardiovaskular, sehingga pengurangan melalui quercetin membuat apel sebagai buah yang menyehatkan jantung.
  2. Mengobati rematik. Pasien yang menderita rematik menemukan apel sangat berguna karena membantu dalam proses penyembuhan karena adanya senyawa flavonoid yang ditemukan dalam apel. Senyawa flavonoid seperti kaempferol, quercetin, dan myricetin telah dikaitkan dengan mengurangi kondisi arthritis, dan kondisi peradangan seperti arthritis dan gout.
  3. Meningkatkan fungsi penglihatan. Apel diyakini membuat mata lebih kuat dan meningkatkan penglihatan. Juga membantu dalam mengobati rabun senja. Hal ini adalah karena fakta bahwa apel kaya akan senyawa antioksidan flavonoid dan fitonutrien, yang dapat mengurangi dampak radikal bebas pada mata, dan mencegah kondisi seperti degenerasi makula, katarak, dan glaukoma.
  1. Menurunkan berat badan. Apel memiliki kemampuan membuat kita merasa kenyang, sehingga mengurangi nafsu makan dan makan berlebihan. Penelitian telah menunjukkan bahwa apel benar-benar mempercepat proses metabolisme sehingga kalori tambahan yang dikonsumsi setelah makan apel tidak masuk terlalu banyak dalam tubuh kita. Artinya, kalori tersebut dibakar lebih cepat, atau tidak diserap oleh tubuh sama sekali. Sehingga cocok bagi orang yang hendak menurunkan berat badan maupun penderita obesitas.
  1. Merawat Kulit. Mencampurkan apel dan madu, atau apel dan susu dapat membuat kulit sehat beseri dan bersinar cemerlang. Hal ini dikarenakan antioksidan yang kuat yang terkandung dalam kulit dan daging apel. Senyawa ini melawan efek yang merusak dari radikal bebas yang terkait dengan penuaan dini, keriput, bintik-bintik pada kulit, dan kondisi terkait penuaan dini lainnya.

Leave a Reply