Alpukat Si Buah Mentega

Alpukat juga dikenal sebagai buah mentega, mungkin karena tekstur buah ini yang lembek seperti mentega. Buah ini menyediakan sejumlah besar asam lemak tak jenuh tunggal yang sehat. Alpukat merupakan makanan alami padat nutrisi dan mengandung hampir 20 vitamin dan mineral. Berikut manfaat buah alpukat lainnya :
1. Sehat untuk Jantung
Menurut ahli diet Patricia Groziak, MS, RD, alpukat mengandung 25 miligram per ons dari plant sterol yang disebut beta-sitosterol. Konsumsi rutin beta-sitosterol dan sterol lainnya dapat menghambat penyerapan kolesterol di usus halus. Bila tidak diserap, kolesterol dibuang dari tubuh. Hal ini dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam darah.
2. Bagus untuk daya penglihatan
Alpukat mengandung lutein dan zeaxanthin, dua fitokimia utama yang terkonsentrasi di jaringan mata, di mana hal itu berfungsi memberikan perlindungan antioksidan untuk meminimalkan kerusakan, termasuk dari sinar ultraviolet.
3. Pencegahan osteoporosis
Setengah dari alpukat menyediakan sekitar 25% dari asupan harian yang direkomendasikan untuk vitamin K, nutrisi yang sering diabaikan, tetapi penting untuk kesehatan tulang. Vitamin K dapat mendukung kesehatan tulang dengan meningkatkan penyerapan kalsium dalam tubuh.

4. Mencegah Kanker. Asam folat dari juga melindung dari kanker usus besar, lambung, pankreas dan kanker serviks. Asam folat yang rendang cenderung meningkatkan resiko kanker payudara pada wanita.

5. Bagus untuk kehamilan. Kandungan asam folat pada alpukat juga sangat penting untuk kehamilan, dapat mengurangi risiko cacat janin dan keguguran.

6. Menurunkan resiko depresi

Makanan yang mengandung asam folat yang tinggi dapat mengurangi risiko depresi karena asam folat berperan mencegah penumpukan homosistein, zat yang dapat mengganggu sirkulasi dan pengiriman nutrisi ke otak. Kelebihan homosistein juga dapat mengganggu produksi serotonin, dopamine, dan norepinephrine, yang mengatur suasana hati, tidur dan nafsu makan.

7. Meningkatkan fungsi pencernaan
Meskipun teksturnya krim, alpukat sebenarnya tinggi akan serat, yaitu sekitar 6-7 gram dalam setengah buah. Mengonsumsi makanan dengan serat alami dapat membantu mencegah sembelit, menjaga kesehatan saluran cerna dan menurunkan resiko kanker usus besar.

8. Detoksifikasi alami
Dengan adanya serat yang memadai dalam tubuh kita maka gerakan usus menjadi lebih lancar, dimana hal itu sangat penting untuk pembuangan racun setiap harinya melalui empedu dan tinja. Studi terbaru menunjukkan bahwa serat makanan juga berperan dalam mengatur sistem kekebalan tubuh dan peradangan.

9. Melindungi dari penyakit kronis
Menurut Department of Internal Medicine and Nutritional Sciences Program of the University of Kentucky, serat yang tinggi berhubungan dengan semakin rendahnya resiko terkena penyakit jantung koroner, stroke, hipertensi, diabetes, obesitas, dan beberapa penyakit yang berhubungan dengan pencernaan. Peningkatan asupan serat juga dapat menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol, meningkatkan sensitivitas insulin, dan menurunkan berat badan bagi penderita obesitas.

Leave a Reply